Selasa, 03 Februari 2015

Puisi amatiran Part #1

Setelah gue mengembara di padepokan posstheatron selama  kurang lebih 540 menit, gue bakalan posting puisi yang pernah gue buat. Ya walaupun gue tau ini puisi tingkat dasar neraka, gak salah kan kalo gue tulis di blog. Gak ada yang bakalan baca ini.

Dan ini adalah derita untuk yang membacanya...

cinta dalam diam
Sekeping hati di ajak berlari
Pratama kasih sayang tak terbalas
Jalan raya menembus kesepian
Tanpa kasih dan akhir cerita

Gila bersama dalam lorong waktu
Mata manusia menuju sukma
Seperti bintang nampak sulit diraba
Memaki mencaci demi tegarnya hati *Garut, 16 November 2014*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar